Minggu, 26 Maret 2017

Tudor Ranger (Franken)


Tudor Oyster Prince Ranger mungkin termasuk model Tudor yang paling kontroversial, dikenal sebagai red ranger (karena tulisan ranger berwarna merah), konon banyak beredar versi franken sehingga tidak diketahui lagi versi originalnya dan menjadi sulit untuk mencari referensi otentik mengenai Tudor Ranger
kemungkinan jam tangan hasil rakitan ini dapat dibuat sehingga terlihat original karena biasanya movement ETA yang digunakan Tudor mudah diperoleh mengingat banyak digunakan juga pada banyak merk jam lain sedangkan casing, hands dan dial serta bracelet dapat dibuat baru.
terlepas dari kontroversi pada Tudor Ranger ini, penampilan klasik dari jam tangan ini memang memikat siapa saja yang melihatnya, dial hitam dengan kombinasi luminous indeks arabic dan balok, model hands juga terliaht menarik.


logo rolex pada crown.
solid stainless steel bracelet "rolex", panjang bracelet terbatas untuk lingkar pergelangan tangan maksimum 15.5cm.


konstruksi oyster case dari Rolex yang diaplikasikan pada jam tangan Tudor, konstruksi ini mengambil inpirasi dari cangkang kerang yang dapat menutup rapat sehingga tahan air (waterproof), untuk kondisi saat ini tidak diketahui apakah masih kedap air atau tidak.

menggunakan automatic movement Tudor Auto Prince berbasis ETA cal. 2836-2, bekerja pada frekuensi 28.800 bph tergolong hi-beat, power reserve berdasarkan specs. 40 jam, dapat diputar manual untuk instant power reserve.

Penggunaan movement ini terlihat janggal karena movement ini basisnya menggunakan tanggal - hari, sedangkan Tudor Ranger ini polos tanpa tanggal - hari.

diameter 34mm tanpa crown, lug to lug 40.5mm, lebar lug 19mm.

untuk yang tertarik dengan jam tangan ini dengan foto dan deskripsi di atas, dijual IDR 3.900.000.

Sabtu, 25 Maret 2017

Seiko Seikomatic-P 5106-7000


Seiko "Seikomatic-P" adalah salah satu jajaran jam tangan Seiko yang tidak mudah ditemukan sehari-hari, ada 2 model yang sama namun dengan sub-brand berbeda yaitu Seiko "Presmatic" ditujukan untuk pasar Internasional dan "Seikomatic-P" hanya ditujukan untuk pasar Jepang saja (JDM), termasuk dress watch level premium yang pernah diproduksi Seiko pada zamannya, jumlah produksi model premium ini memang tidak sebanyak model "mass product" Seiko lain,  selain itu juga karena hanya diproduksi selama 3 tahun dari tahun 1967-1970 sehingga populasinya sangatlah sedikit, terlebih lagi yang membuat Seiko ini spesial karena movement cal. 5106 hanya digunakan pada Seiko presmatic dan Seikomatic-P saja, kabarnya produksi presmatic dan Seikomatic-P dihentikan karena bersinggungan dengan sub-brand seiko premium lain seperti  Seiko KS dan GS.
jam seikomatic-p ini mempunyai model klasik khas model seiko kelas atas dengan dauphine hands, index marker juga masih terlihat bagus serta kondisi dial yang masih bersih.



ciri khas dari seikomatic-p adalah crown dengan bentuk hexagonal ditengahya yang berfungsi untuk setting tanggal dengan menekan crown pada bagian tengah. 

produksi Oktober 1967.
Seiko model lama dibawah tahun 1970an seringkali membuat kode movement dan casing dibalik tutup caseback, selain di caseback bagian luar.
menggunakan automatic movement Seiko cal, 5106A dengan 33 jewels dan bekerja pada frekuensi 5.5 bps tergolong low beat, setting tanggal cukup unik dengan menekan bidang hexagonal pada crown sedangkan setting hari masih manual mengikuti putaran 24 jam, fungsi hack system dan dapat diputar manual winding untuk mengisi power reserve, tergolong high grade pada jajaran seiko movement dengan ciri antara lain adanya micro/fine regulator serta dimensi balance wheel yang besar serta penggunaan 33 jewels yang semuanya fungsional.
diameter 36mm tanpa crown, lug to lug 41mm, lebar lug 18mm.

dipadukan dengan strap hitam aftermarket, terlihat cukup serasi.
dijual IDR 1.275.000


Kamis, 23 Maret 2017

Candino


Candino didirikan di Swiss oleh Adolf Flury-Hug Candino pada tahun 1947, mempunyai pabrik di Herbertswil Plant (Switzerland) sebagai tempat untuk merakit jam tangan, pada tahun 2012 Candino masuk dalam group Festina yang mempunyai 5 merk jam tangan yaitu Festina, Lotus, Jaguar, Candino dan Calypso serta 2 merk Jewellery Lotus Style dan Lotus Silver.
Dial silver telah berubah warna secara merata menjadi cream
terdapat beberapa bagian dial yang terlihat kotor terutama antara jam 5-8




folded stainless steel bracelet dengan logo Candino pada buckle, panjang bracelet terbatas untuk lingkar pergelangan tangan maksimal 16cm.

Menggunakan automatic movement ETA cal. 2879 dengan 25 jewels dan bekerja pada frekuensi 6 bps, quick set day & date, hari dalam 2 bahasa Inggris dan Arab, power reserve berdasarkan specs. 55 jam, dapat diputar manual untuk instant power reserve. 
diameter 37mm tanpa crown, lug to lug 43mm, lebar lug 18mm.

dijual IDR 575.000

Rabu, 22 Maret 2017

J. Springs Automatic


J.Springs, salah satu merk jam dibawah naungan Seiko Instruments Inc., dengan kualitas yang tidak perlu diragukan lagi, 

J.Springs ini tampil cukup sederhana dengan dial hitam dengan pola radial/melingkar pada bidang index marker.
bracelet model integrated line, antara casing dan bracelet terlihat seperti menyatu. 




folded stainless steel bracelet kombinasi antara brushed dan polished finish, panjang rantai untuk pergelangan tangan maksimum sekitar 16.5cm-17cm. 
caseback model transparan.

menggunakan automatic movement dari seiko instrument cal. Y676B dengan 21 jewels dan bekerja pada frekuensi 21.600 bph, movement ini serupa dengan seiko cal. 7S26. 
diameter 37.5mm tanpa crown, lug to lug 44mm. 

dijual IDR 575.000


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...